VIVA   –  Sebanyak 118. 623 pelanggar protokol kesehatan di masa Pembatasan Baik Berskala Besar (PSBB) total di wilayah Jakarta diberi sanksi. Total tersebut berdasar Operasi Yustisi dengan digelar sejak Senin 14 datang Sabtu 3 Oktober 2020 kemarin.

“Total sanksi tersedia 118. 623 orang, ” ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus kepada wartawan, Minggu 4 Oktober 2020.

Baca:   Imbauan WHO, Kedok Efektif Cegah Penularan dan Moralitas COVID-19

Jika dirinci, sebanyak 56. 842 diberikan teguran tertulis, kemudian 25. 708 teguran lisan sebanyak. Berserakan, ada 34. 644 orang diberi sanksi sosial, dan 1. 873 denda administrasi. Sejauh ini telah terkumpul denda sebesar Rp387. 720. 000 yang diserahkan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Lebih lanjut Yusri mengatakan sebesar 48 perkantoran ditutup sementara, & 435 tempat makan disegel karena melanggar protokol kesehatan. “Tempat-tempat prasmanan atau minum, restoran itu ada 435 ditutup sementara, ” katanya.

Polisi meminta bangsa bisa ikut memantau penerapan protokol kesehatan di masa PSBB mutlak Jakarta. Masyarakat yang melihat adanya pelanggaran protokol kesehatan bisa tepat melaporkannya lewat hotline yang telah disediakan.

“Silakan dilaporkan di akun medsos cantik di Humas PMJ maupun TMC Polda, atau di 13 Polres masing-masing, dan juga 99 Polsek, Facebook dan Twitter. Ada asosiasi mengadu akan kita respon, quick respons e atau kecepatan kita merespon dari petugas timsus mobile secepat mungkin bergerak ke kian, ” katanya.

Polri menggelar Operasi Yustisi di semesta Indonesia dengan sasaran utama penerapan masker dan batasan penumpang organ 50 persen. Di Jakarta, berdiam ini dilakukan oleh berbagai bagian terkait.  

Dasar hukum yang dipakai yakni Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 79/2020. Pergub itu berisi sanksi pelanggar dengan melanggar protokol kesehatan antara asing kerja sosial mengenakan rompi semasa satu jam atau membayar denda administrasi sebesar Rp250. 000.

Jumlah pasien COVID-19 sedang tinggi, maka jangan lupakan 3M: memakai masker, menjaga jarak & hindari kerumunan, serta mencuci lengah

#pakaimasker
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitanganpakaisabun
#ingatpesanibu
#satgascovid19