VIVA   –  Beberapa waktu lalu, negeri maya dihebohkan dengan gambar segerombolan orang yang menggempur produk susu beruang. Kejadian ini bermula karena kabar yang menyebut susu kaya ampuh melawan COVID-19.

Padahal, menurut para-para ahli, Air Susu Ibu lebih efektif dalam melawan virus. Salah  satunya belajar yang dilakukan oleh tim peneliti di Beijing, China, menguji efek ASI pada sel yang terpapar SARS-CoV-2, yaitu virus penyebab COVID-19 pada akhir September 2020 lalu.

Studi ini mendukung studi dengan dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang meminta ibu untuk tetap menganjurkan ASI eksklusif meski didiagnosis positif COVID-19. Penelitian tersebut melibatkan 46 ibu menyusui yang terinfeksi COVID-19 tetapi bayinya tidak tertular.

Berarakan terkait video yang beredar, Soegimitro, Pakar Digital Branding memiliki pendapat. Menurutnya, viral video rebutan susu kaya adalah konten kreatif dengan berhasil memicu omset sebuah produk.