VIVA   –  Bek senior Timnas Indonesia, Fachruddin Aryanto, berusaha keras untuk memahami keinginan sang pembimbing Shin Tae-yong jelang pertandingan play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Timnas Taiwan.

Penggawa Madura United itu menjelaskan, bahwa Tae-yong mulai menanamkan filosofinya kepada para pemain dengan dipanggil. Dia mengungkapkan peristiwa itu usai menjalani pelajaran terakhir skuad Garuda menyambut keberangkatan ke Thailand untuk menghadapi Taiwan di Lapangan G Senayan, Sabtu cepat, 2 Oktober 2021.

Fachruddin merupakan pemain baru yang dipanggil oleh Tae-yong. Terakhir kali pemeran berusia 32 tahun itu dipanggil Tae-yong saat pemusatan latihan pada Februari 2020. Setelah itu, dia tak pernah dipanggil lagi.

“Kami sudah melakukan persiapan kurang dengan coach Shin Tae-yong. Ada sedikit taktik, oleh karena itu berusaha memahami apa yang dimau coach Shin, sebab saya juga baru. Maka, agak sedikit tahu apa yang coach Shin untuk nanti lawan Taiwan, ” kata Fachruddin.

Liga 1 2021/2022 dengan telah bergulir lima pekan, ucap Fachruddin, menjadi satu diantara faktor yang membuat kedudukan fisiknya terangkat. Hal itu membuat eks pemain Persija Jakarta itu percaya diri bisa memuaskan Tae-yong dan mendapat kepercayaan tampil.

Pada laga melawan Taiwan nanti, Tae-yong penuh memanggil pemain muda. Bahkan, untuk di posisi bek tengah, Fachruddin harus bersama-sama dengan Ryuji Utomo, Rachmat Irianto, Rizky Ridho, Vava Mario Yagalo, dan Victor Igbonefo.

“Ya, itu molek, karena banyak regenerasi pemeran muda, yang buat coach Shin juga senang. Pada setiap pelatih punya karakter sendiri-sendiri. Coach Shin mungkin terang dengan pemain-pemain ini indah untuk persiapan Piala AFF juga, ” ujarnya.