VIVA   –  PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mewajibkan para penumpang kereta rel listrik (KRL) commuter line   untuk memakai masker yang efektif dalam mencegah droplet atau cairan  lantaran mulut dan hidung, mulai Senin, 21 September 2020. Kebijakan itu sebagai upaya untuk menekan penyaluran COVID-19 di KRL.

Hal ini, menurut  Vice President Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia Anne Purba, sesuai dengan berbagai penelitian yang telah dilakukan mengenai jenis masker yang efektif. Masker tersebut  yaitu, setidaknya macam masker kain yang terdiri daripada tiga lapisan atau masker kesehatan untuk pemakaian sehari-hari.

“Para pengguna juga kami menganjurkan untuk memperhatikan penggunaan masker dengan benar, yaitu selalu menutupi indra dan mulut hingga ke dagu, ” ujar Anne,   pada keterangan tertulis saat dihubungi VIVA , Sabtu, 19 September 2020.

Baca juga:   Masker Scuba-Buff Tak Tangkal Corona, Jubir COVID-19: Terlalu Tipis

KCI, kata Anne, kembali mengimbau masyarakat untuk tetap beraktivitas daripada rumah. Sesuai prinsip PSBB, warga dianjurkan keluar dari rumah sekadarnya. Transportasi publik tetap beroperasi, secara pembatasan pada masa PSBB tersebut untuk melayani mereka yang sungguh-sungguh memiliki kebutuhan mendesak.  

Berbagai bentuk upaya ini, menurut Anne, memerlukan dukungan serta kerja sama dari seluruh pemakai KRL untuk menekan penyebaran COVID-19.

Sebelumnya, Anne mengemukakan, salah satu penerapan protokol kesehatan yang ketat zaman naik KRL yaitu dengan memakai masker. PT KCI mengajak pemakai untuk senantiasa memakai masker dengan benar, yakni menutupi hidung serta mulut secara sempurna.

“Untuk kesehatan bersama, sangat dianjurkan menggunakan masker yang efektivitasnya sampai dalam mengurangi droplet atau cairan. Gunakan setidaknya masker kain yang terdiri atas minimal dua susunan. Hindari penggunaan jenis scuba, maupun hanya menggunakan buff atau kain untuk menutupi mulut dan hidung, ” ujar Anne, Senin, 14 September 2020.  

Aturan-aturan lain selama PSBB juga masih berlaku, seperti bagi bani di bawah 5 tahun untuk sementara dilarang menggunakan KRL. Untuk orang lanjut usia atau berusia di atas 60 tahun, pada setiap harinya diperbolehkan menggunakan KRL mulai pukul 10. 00 WIB mematok 14. 00 WIB.