VIVA   –  Ketua Pelaksana Tim Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Erick Thohir,   menyoroti pencairan bantuan subsidi gaji bagi praktisi sebesar Rp600 ribu hingga akhir tahun. Pencairannya harus dipastikan bisa berlaku dengan baik.

Sebab, insentif bagi pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan bergaji di bawah Rp5 juta adalah insentif pemerintah dalam hal penanganan COVID-19 saat tersebut. Diharapkan daya beli masyarakat bisa terdongkrak dengan bantuan tersebut.

“Bantuan pekerja yang kemarin menargetkan 15, 7 pekerja juta ini juga berjalan baik, ” ujar Erick dalam webinar Departemen Perhubungan, Selasa 15 September 2020.

Mengucapkan juga:   Baru 5, dua Juta Pekerja Dapat Transferan Bantuan Gaji Rp600 Ribu

Dia mengatakan untuk memastikan penyalurannya optimal, pengusaha dan pemberi kegiatan juga diminta melakukan pengawasan. Salah satu yang telah ditemuinya adalah para pengusaha dari Kamar Dagang dan Industri Nasional (Kadin) Indonesia.

“Kami kemarin juga tahu bertemu Kadin untuk para pengusaha mengecek apakah subsidi gaji itu sudah diterima atau tidak dalam tempat usaha mereka, ” tambah Menteri Badan Usaha Milik Negeri itu.

Lebih  lanjut Erick menegaskan, pokok dari suksesnya program ini adalah data. Karena itu Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan harus memastikan data itu bisa terverifikasi dengan baik.

“Data-data BPJS Ketenagakerjaan menjadi hal dengan bisa dipertanggungjawabkan, ” tegas Erick Thohir. (ren)