VIVA   –  Direktur Institute of Democracy and Education (IDE) yang juga duta muda PBB untuk Indonesia Gugun Gumilar mendukung komisi pemberantasan korupsi (KPK) memenuhi panggilan komite nasional hak asasi bani adam (Komnas HAM) untuk menyelesaikan kisruh tes wawasan kebangsaan (TWK).

“Saya kira KPK tetap sekadar hadir, tidak jadi urusan karena ini sesuai Undang-Undang sehingga lembaga manapun kudu bersinergi termasuk antara Komnas HAM dengan KPK, ” kata dia melalui masukan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Gugun mengatakan tidak kudu mempermasalahkan ketidakhadiran pimpinan KPK saat pemanggilan pertama sebab Komnas HAM, sebab arahan lembaga antirasuah tersebut mempunyai alasan tersendiri.

“Tidak masalah kalau KPK awalnya mangkir. Mungkin ada alasannya mempersiapkan jawaban, ” katanya.