VIVA   –  Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) mendatangi Bareskrim Polri, Senin, untuk melaporkan Desak Made Darmawati atas dugaan penistaan agama.

Kepala Presedium PP KMHDI, I Putu Yoga Saputra saat ditemui di Bareskrim Polri mengatakan telah mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Bareskrim Polri untuk menyusun laporan, namun laporan itu belum diproses penyidik kausa ada berkas yang belum lengkap.

“Laporan kami bukan ditolak, akan tetapi diminta dilengkapi terkait kesahihan organisasi, karena laporan segera organisasi, ” ucap Putu.

Putu mengatakan pihaknya diminta untuk kembali lagi kelak (Selasa-red) guna melengkapi berkas organisasi atau SK dari Kementerian Hukum dan HAM.

Menurut Putu, pihaknya melaporkan Desak Made Darmawati atas dugaan penistaan agama dan juga Undang ITE karena penyebaran video ceramah yang menyinggung umat Hindu.