VIVA   –  Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) akan memperketat ketentuan perjalanan yang menggunakan Gerobak Api mulai 5 Juli 2021.

Penasihat Jenderal Perkeretaapian Zulfikri menyampaikan bahwa kebijakan pengetatan kunjungan melalui Surat Edaran Gajah Perhubungan No. 42 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Kampung dengan Transportasi Perkeretaapian di Masa Pandemi COVID-19, tersebut dilakukan untuk menekan cepat penyebaran COVID-19 di wilayah Jawa khususnya melalui moda transportasi kereta api.

“Diharapkan dengan adanya surat edaran ini, maka laju penyebaran COVID-19 dapat menurun khususnya di provinsi Pulau Jawa, ” kata pendahuluan Zulfikri dalam pernyataannya, Sabtu.

Zulfikri mengatakan, surat edaran yang mulai berlaku pada 5 Juli 2021 itu merupakan tindak lanjut dibanding Surat Edaran Satgas Pengerjaan COVID-19 No. 14 Tarikh 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Di dalam Masa Pandemi COVID-19 yang telah resmi berlaku pada 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

Dalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa persyaratan pokok perjalanan bagi penumpang kereta api antar kota untuk Pulau Jawa adalah calon penumpang harus sudah divaksinasi COVID-19, minimal dosis baru.