VIVA   –  Karier David de Gea di Manchester United hampir saja berakhir saat Louis van Gaal menjadi manajer. Penyebabnya adalah hubungan yang tidak harmonis antara manajer dan pemain itu.  

Hal tersebut diakui oleh mantan pelatih kiper MU, Eric Steele. Bahkan, De Gea hampir saja bergabung dengan Real Madrid pada 2015 dan 2017.  

Dikutip dari Mirror, tahun 2015 De Gea hampir pasti bergabung dengan Madrid. Namun sayangnya kepindahan itu gagal karena mesin faximile.  

Instrumen fax tersebut terlambat mengirimkan salinan transfer ke Spanyol.   Dua tahun kemudian Madrid mencoba balik mendatangkan De Gea namun pasti gagal.

“Katika di bawah Van Gaa, kami tahu alasannya dia ingin pergi. Mereka tidak lulus dan tidak berhasil, ” sekapur Steel.  

Van Gaal menjadi direktur MU pada 2014-2016. Pria asal Belanda tersebut hanya memberikan penghargaan Piala FA 2015/2016.  

Lihat Juga

De Gea muncul di Old Trafford pada 2011 dari Atletico Madrid.   £18, 9 juta (sekitar Rp333 miliar), ia memecahkan rekor pembelian kiper di Inggris saat itu. MU mendatangkan De Gea untuk mengoper posisi Edwin van de Sar yang menyatakan pensiun.  

Sementara itu, De Gea akhir-akhir ini setuju untuk menandatangani perpanjangan kontrak. Ia akan berharta di Old Trafford sampai 2023.  

Membaca juga:

Selain Kesehatan, Premier League Minta Pemeran Jaga Kebersihan Mobil

Higuain dan Rabiot Belum Kembali ke Juventus, Ada Apa??

Mbappe Ingin Klausul Bisa Gabung ke Madrid di Janji Baru PSG?