VIVA   – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mendorong abdi kepolisian untuk menindak kasar youtuber Muhammad Kece yang diduga menista agama Islam. Staf Khusus Dewan Pengelola BPIP, Romo Antonius Benny Susetyo, menilai Kece sudah meresahkan dan bahkan makan nurani umat beragama.

Menurut Benny, petunjuk bukan untuk bahan olok-olok karena memiliki nilai sakral dan suci.

“Secara etis jelas ini tidak pantas karena telah melukai hati nurani seluruh umat beragam karena jumlah beragam yaitu sakral dan suci, maka yang sacral dan suci itu tidak bisa dijadikan bahan olok-olok, ” kata Romo Benny dalam keterangannya yang dikutip pada  Rabu, 25 Agustus 2021.

Benny pun menganjurkan masyarakat atas peristiwa Kece itu untuk disadari kalau sebagai bangsa Indonesia kudu memperkuat dan memperkokoh nilai-nilai persatuan dengan merawat kemajemukan.