VIVA   –  Mulai, Sabtu 30 Mei 2020, Polri  resmi membuka balik layanan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Instrumen (STNK) dan Buku Pemilik Organ Bermotor (BPKB) untuk warga.

Bagi para warga dengan masa berlaku SIM-nya habis dalam 24 Maret sampai 29 Mei 2020 diberi dispensasi perpanjangan SIM. Artinya, bagi warga tersebut tidak perlu mengikuti tes guna penerbitan SIM baru sebagaimana aturannya semasa terlambat  memperpanjang masa berlaku SIM. Mereka diberikan dispensasi tetap mendaftarkan proses perpanjangan, bukan penerbitan SIM baru.

“Bagi pengikut uji SIM tersebut tetap diproses dengan perpanjangan bukan penerbitan SIM baru, ” kata Kepala Sub Direktorat SIM Ditregident Korps Lulus Lintas Polri, Komisaris Besar Penjaga Singgamata saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu 30 Mei 2020.

Pelayanan pengurusan  SIM  di wilayah hukum Polda Metro Jaya akan  berlangsung selama lima jam  selama  tatanan new normal   pada tengah pandemi Covid-19 atau virus corona. Jam operasional Senin sampai Jumat jam 08. 00 WIB sampai 13. 00 WIB, hari Sabtu jam 08. 00 WIB sampai 12 WIB.  

Meski begitu, polisi diminta tetap mengedepankan standar protokol kesehatan tubuh yang dianjurkan oleh pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona terkait pembukaan kembali pelayanan ini. Terkait hal tersebut, dia menyebut pihaknya akan mematuhi aturan  protokol kesehatan yang akan diterapkan mulai dari petugas mengenakan sewarna berlengan panjang, mengecek suhu awak sebelum bertugas, menggunakan masker, memakai face shield , hingga menjaga jarak.

Kemudian, pada kantor pelayanan hendak menyediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer , hingga melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala. Intinya, mereka akan mengikuti  rencana  implementasi skenario menuju tatanan kehidupan normal baru atau  new normal   di tengah pandemi COVID-19 dengan akan dilakukan pemerintah.

“Intinya, pelayanan telah berjalan dengan tetap menerapkan aturan kesehatan yang ketat menuju new normal , ” kata dia.