VIVA   –  NASA hendak meluncurkan sebuah toilet ke Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS, pekan depan. Harga perangkat itu tak main-main, yakni senilai Rp300 miliaran.

Toilet itu disebut Universal Waste Management System (UWMS), memiliki ukuran tinggi 71 sentimeter. Manajer proyek Exploration Systems Logistics Reduction NASA, Melissa McKinley, mengatakan ukurannya seperti toilet kompak yang digunakan untuk berkemah.

UWMS memiliki harga US$23 juta atau berkisar Rp343, 5 miliar. Mengutip Space , Minggu, 27 September 2020, perangkat tersebut dikatakan 65 persen  lebih kecil dan 40 persen  lebih ringan dari yang  dimanfaatkan di ISS selama ini.

Saat nanti  tiba di ISS, toilet bagian angkasa itu akan diuji coba oleh para astronot untuk menyala di lingkungan gravitasi mikro. Bentuk baru akan diletakkan dengan pendahulunya di Node 3.   Toilet itu akan diluncurkan pada  29 September 2020 mendatang, menumpang kapsul kargo Northrop Grumman.

Baca juga:   Jalan Mengatur WiFi Agar Anak Tak Kecanduan Internet

Pengiriman ini merupakan bagian daripada misi suplai rutin yang dilakukan NASA.   Astronot Chris Cassidy dan Ivan Vagner dari Expedition 63 akan mempersiapkan pengiriman toilet antariksa itu. Pada kru memakai lengan robot Candarm 2 buat menangkap pesawat Cygnus.

“Toilet didesain untuk eksplorasi, dan dibangun di berasaskan toilet luar angkasa sebelumnya, ” ungkap McKinley.

Dia memambahkan, aktivitas eksplorasi ini untuk mencari cara pengoptimalan volume pengikut dan penggunaan daya. Ini semua merupakan komponen penting dari pola pesawat ruang angkasa.

Desain toilet antariksa termasuk corong untuk urine dan tempat bersandar agar memudahkan para kru perempuan. McKinley menambahkan benda itu serupa dilengkapi kipas pemisah ganda. Kipas itu dikembangkan oleh Collins Aerospace untuk menciptakan aliran udara, sebagai ganti gravitasi agar bisa menarik urine dan limbah ke ruang.