VIVA   –  Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan prihatin yang sangat mendalam arah kekerasan yang terjadi di kompleks masjid al-Aqsa Yerusalem. Tindakan kekerasan polisi Israel terhadap warga Palestina khususnya umat Islam yang padahal melaksanakan ibadah puasa pada Masjidil Al Aqsa.  

“Tindakan mengecewakan ribuan jemaah yang mengimplementasikan salat tarawih di langgar Al-Aqsa untuk menyambut Lailatul Qadar malam paling suci di bulan Ramadhan adalah perbuatan yang sangat keji dan bentuk pelanggaran sah asasi manusia, ” introduksi Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi dalam Jakarta, Minggu, 9 Mei 2021.

Tidak hanya itu, Zainut serupa menjelaskan, aparat Kepolisian selalu melakukan pengusiran terhadap warga Palestina yang bermukim di kawasan Sheikh Jarrah, sepotong timur Yerusalem yang ialah bentuk kesewenang-wenangan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.