Nokia keadaan ini mengumumkan telah meraih kemajuan 5G tercepat di dunia di jaringan Over-the-Air (OTA) miliknya di Dallas, Texas. Memanfaatkan spektrum 5G 800 MHz dari gelombang milimeter komersil dan fungsi dual connectivity (EN-DC), Nokia meraih kecepatan 5G hingga 4. 7 Gbps pada uji coba di perangkat base  station yang sudah terpasang di sebagian besar jaringan komersial milik operator-operator di Amerika Serikat.

“Pencapaian itu merupakan milestone penting dan signifikan pada pengembangan layanan 5G dalam Amerika Serikat, khususnya ketika konektivitas dan kapasitas merupakan hal yang sangat krusial. Kami telah memasok radio mmWave kami kepada beberapa besar operator di Amerika Konsorsium dan kami harap dapat langsung melanjutkan kerja sama dengan para-para operator di masa mendatang, ” kata Tommi Uitto, President of Mobile Networks at Nokia di dalam keterangant tertulisnya, Rabu (20/5/2020).

Kecepatan yang tercatat itu diraih dengan mengombinasikan delapan saluran 100 MHz dari spektrum gelombang milimeter pada pita 28 GHz dan 39 GHz, menyediakan bandwidth 800 MHz, dan spektrum LTE 40 MHz menggunakan fungsi EN-DC yang terdapat pada solusi AirScale milik Nokia.

EN-DC memungkinkan perangkat-perangkat tersambung secara serentak ke jaringan 5G dan LTE, mentransmisi, dan menerima data dari kedua teknologi air-interface . Artinya, set dapat menerima hasil yang lebih tinggi dibandingkan ketika terhubung ke jaringan 5G atau LTE dengan terpisah.

Lihat Selalu

Penyelesaian AirScale Radio Access milik Nokia merupakan solusi 5G terdepan & end-to-end sehingga memungkinkan operator secara global mengapitalisasi aset-aset spektrum 5G mereka. Solusi tersebut menawarkan scaling berkapasitas besar serta latensi dan konektivitas terdepan, yang mendukung semua teknologi air-interface berada pada perangkat akses radio yang sama.

“Ini merupakan suatu pencapaian besar yang mencerminkan kerja keras tim dengan sangat brilian dan lancar, pujian terdalam untuk setiap detail ketelitian dan kerja keras. Dengan logat lain, agregasi 8 komponen carrier dalam domain gelombang milimeter menelungkupkan jalan bagi pengembangan sistem Terahertz di masa depan, ” kata pendahuluan Stéphane Téral, Chief Analyst sejak LightCounting Market Research.

Lihat artikel sah